Selasa, 13 Agustus 2013

BuS CInT@

BUS CINTA
Another day that i have to enjoy even its just day one....


Setiap hari harus menunggu bis itu adalah hal paling aku benci. Hay sendirian nie? Oh, kamu. Aku agak kaget saat aku disapa, ini Aldi dia teman seperjalanan ku, sekaligus teman yang menurutku agak spesial tapi entah dengan dia. Ngapain kamu celingak-celinguk Vanya, hmm nggak ku cuma pengen tau lo kamu bawa temen sapa tau kan? Awduh vanya kamu kan tau aku selalu berangkatnya sama kamu. Ya sapa yang tau kali hehe....

Oh itu dia bis nya datang thanks god, akupun naik diikuti aldi dibelakangku. Tiap pagi sebelum jam 8 aku dan aldi pasti sudah rajin naik bus 86 nie, aku sama aldi berteman hampir 3 tahun ya di bus ini karena jurusannya sama terus tempat ku bekerja berdekatan juga dengan dia, aku bekerja di toko buku sedangkan aldi di tempat jualan CD, tapi bukan CD yang itu ya tapi yang bisa buat kita happy dengerin tiap iramanya. ...
Kebetulan banget bis-bis dijam segini nggak begitu padat mungkin pada bawa kendaraan sendiri kali jadi agak lenggang. Vanya nanti kamu makan siang dimana? Heem lo dapat jatah dari big boss ya dikantor tapi kalo jatahnya berupa lembaran yang diluar emangnya kenapa? Nggak sich Cuma tanya aja hehehe... Kamu tuch, eh dah sampe nie. Aku pun turun dan melambaikan tanganku pada Aldi sampai nanti pulang lagi ya, Aldi pun terseyum sambil melambai. Saat aku berbalik menuju toko aku tidak tau wajah aldi berubah menjadi murung.....

This is my lovely shop, walaupun tidak terlalu besar tapi bagiku ini toko buku paling bagus dan lengkap di daerah sini, walau rata-rata pembeli lebih sedikit daripada pengunjung yang dengan bebasnya membaca, tapi ini tidak menjadi masalah bagi big boss. Karena dia pernah berkata, “membaca satu lembartiap bukunya, dan tiap harinya sebanyak apa ilmu yang telah kita curi”. Dan itu pun menjadi motto dari toko buku ini, jadi ya bayangkan saja berapa jumlah pembeli dibandingkan jumlah pengunjung....tung tung itung.....


I know you someone out there, someone that far away....
Lirik Bruno mars menemani makan siangku sama aldi. Heemm katanya tadi Cuma nanya aja kok ya jadi makan bareng, sambil ku cibir aldi. Iya nggak pa-pa kan lagi cuaca lagi cerah nie masak iya mau makan didalam kantor mulu. Iya sich tapi aku nggak enak tadi sama big boss, udah beliin banyak lagi makanannya. Iya-iya nanti aku bilang maaf langsung dech sama big boss, kata aldi sambil tersenyum. Oke aku terima tapi ini gratis ya kamu yang bayarin oke. Oke banget apa sich yang nggak buat anya cantik, sambil aldi tersenyum padaku. Aneh dech napa dia panggil aku anya nggak panggil vanya terus pake kata cantik ditambah seyum lagi, heem napa merinding disko gini nggak kerasa pipiku memerah. Anya kamu demam ya kok pipimu merah, hampir tangannya aldi mau nyentuh keningku aku langsung pura-pura ambil HP. Maaf aldi ini big boss kasih kabar ada banyak pelanggan aku disuruh balik  heem aku duluan dulu ya, sambil berdiri aku pun bilang jangan lupa lo aku dibayarin...
Dan itu adalah makan siang paling nggak banget buat aku..

Waktu berlalu begitu cepat udah jam 8 malam saatnya siap-siap pulang, big boss nggak pernah pulang karena dia nggak punya rumah jadi ya dia tidur di toko, heemm kasian big boss. Big boss aku pulang dulu ya, oke hati-hati jangan mampir disembarang tempat. Oke Big Boss.
Aduch aku lupa bagaimana nanti aku harus bersikap didepan aldi, bagaimana lo dia tau lo ada yang salah sama sikap ku tadi terus gimana lo dia sadar, terus dia bakal ngejauhin aku terus....terus...terus... Hey ngapain kamu bengong gitu kayak kehilangan apa gitu. Ya ampun aldi bisa nggak sich nggak ngagetin, iya bener aku kehilangan takut kehilangan kamu batinku. Nah lo bengong lagi, eh iya maaf emang bisnya lom datang ya? Belum daritadi lum kelihatan batangnya. Heem gitu ya, kamu kenapa sich kok nggak semangat gitu anya. Heem nggak Cuma agak capek aja hehehe...
Oh itu bis nya, kata ku. Aku pun naik hampir aku jatuh karena aku tidak siap saat bis mulai jalan untung ada aldi dia dengan sigap menangkapku dan menuntunku ke tempat duduk. Kamu kayaknya nggak enak badan banget ya, tanya aldi. Ah nggak paling nanti tiduran bentar udah fit kok tenang aja oke. Aldi pun terseyum lagi, aduh napa sich kamu terseyum terus sepanjang hari heem.  Oh iya anya, heem ada sesuatu yang pengen banget aku kasih kekamu, aduh apa nie.... apa nie jangan yang itu batinku. Ini buat kamu, heem sebuah miniatur bis? Iya ini adalah hasil karya ku. Wow nggak nyangka kamu bisa sekreatif nie. Heem apa nie “AV”, pa nie nama bus nie? Bukan. Lalu apa dong? Ini singkatan dari nama kita Aldi-Vanya. Deg maksudnya apa nie aldi? Heem Anya kamu tau kan kita udah temenan lama, lama banget sampe aku nggak sadar seberapa dekatnya kita dan seberapa bodohnya aku nggak sadar bahwa kamu punya nilai lebih dari sekedar menjadi teman, aku mau kita nggak hanya jadi teman perjalanan di bus 86 nie aja, tapi aku mau kita jadi teman perjalanan sepanjang hidup kita berdua. Mau nggak kamu anya menjadi teman perjalananhidupku itu........
Yaa allah what that i have suppose to say....

Heem aldi sambil ku pegang tangannya, mugkin benar kita udah jadi teman lama buat kamu tapi apa benar kamu yakin mau jadiin aku teman perjalanan hidup kamu, yap dengan sepenuh hati anya. Air mata yang aku bendung pun bocor juga aku Cuma terseyum pada aldi dan sambil menganggukkan kepala ... iya aldi...iya aldi

I Just 1 say I want tobe urs ....  


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar