Kamis, 25 Desember 2014

12 Hours



12 Hours
“Angkat tangan, jatuhkan senjata anda!!. Seketika itu pikiranku kosong tak ada lagi cahaya yang menunjukkan jalan untukku keluar dari sini................tapi

12:59:01, Rabu 17 Sep 2014.
Bapak, sebentar lagi akhir september kamu tau kan artinya apa, sebentar lagi pembayaran sekolah ali dan juga pembayaran lain – lainnya. Kemarin ibu ajeng warung sebelah sudah meminta bayaran hutang kita sudah banyak, aku sudah menutupi dengan berjuta alasan, entah apa lagi yang harus kukatakan untuk besok, bahkan aku sengaja memutar jalan agar tidak melewati warung bu ajeng... hmmm, Bapak!! Kamu dengarkan ibu tadi sudah bicara apa saja..
Iya ibu, bapak tau tak usahlah kau ulang beribu kali!! Aku pasti akan memberi mu uang untuk membayar semua hutang kita juga uang untuk ali. Kau tahu aku sudah menanyakan kepada sofyan tentang menjadi TKW di seberang sana, dia berjanji akan mengajakku kesana nanti, jadi kau tak perlu cerewet untuk mengingatkanku.
Apa benar itu bapak, jika benar kau harusnya hati – hati banyak tetangga yang berkata bahwa sofyan bukan orang yang baik dia seorang penipu, daripada bapak sibuk dengan dia lebih baik bapak mencari pekerjaan dari sekarang yang lebih baik.
Tau apa kau, ini urusan bapak yang penting hutang kita akan segera lunas..........(sambil berdiri dan pergi dengan membanting pintu).

11:38:01.
Ali mulai sekarang kamu duduk dengan sinta, kenapa bu? Apa kamu lupa tiap minggu kan sudah ibu guru bilang untuk bergiliran tempat duduknya. Tadi sinta bilang pada ibu bahwa kamu tidak mau duduk dengan sinta, apa benar itu ali!!. Iya bu guru. Kenapa kamu tidak mau, saya tidak suka bu. Sinta, anaknya tidak bisa diajak kerjasama bu. Apa iya ali, setahu ibu sinta anak yang pintar dan baik siapapun mau menjadi teman bangkunya masak iya tidak mau kerjasama denganmu? Memang kerjasama apa itu ali?. Kerjasama waktu ulangan bu guru... (berkata dengan tatapan polosnya).
Kamu itu ali. Berarti tidak ada alasan lagi mau tidak mau kamu duduk dengan sinta.

09:50:01.
Sofyan, jadi bagaimana apakah aku bisa kau ajak ke seberang? Soalnya sudah tidak betah aku disini terlalu banyak orang yang mengejarku, kau tau sendirilah. Toni.... toni, sudah kubilang berapa kali kepadamu janganlah kau main api jika tidak mau terkena api, sudah tau tidak punya uang masih brani pinjam sana – sini, gali lobang tutup lobang apa kau tidak pernah berfikir barang sedikitpun selama kau hidup hah... Tak usah kau ceramahi aku seperti istriku saja kau.(sambil mendengus kesal). Iya toni, aku kan sudah bilang kepadamu aku bisa mengajakmu keseberang dengan aman, tetapi sesampai disana kamu harus mempunyai kartu dan untuk mendapat kartu itu kamu harus membayarnya, ya seperti sebuah tiket, aku Cuma bisa mengantarmu tetapi untuk masuk aku tidak menjamin jika kamu tidak mempunyai kartu itu. Lalu bagaimana aku bisa mendapat kartu itu sofyan, bantulah sobat kau ini. Hmm..aku tidak tau sobat, aku tahu kamu tak punya uang lalu bagaimana? Bagaimana kalau kau bayari dulu, nanti gaji ku sebagian akan kuberi kepadamu sofyan. Hmm andai segampang itu ton, tapi kau tau sendiri uangku hanya cukup untuk mengantar kita berdua jika untuk kartu aku tidak bisa toni, maaf. Lalu apa gunanya aku ikut kau tapi tak bisa masuk!!. Sabar dulu toni kamu jangan cepat – cepat kesal, sebenarnya ada cara lain tapi aku tidak begitu suka dengan caraku ini. Apa itu sofyan? Coba kau jelaskan. Entahlah sobat aku agak ragu tentang ini.

06:10:01.
“Aku hanya memberitahu ini hanya karena terpaksa dan kau adalah sobatku toni, tapi demi apapun jangan kau ceritakan bahwa aku yang memberitahumu”, disebuah dusun tidak jauh dari sini kau tau ada tempat yang bernama cafe rubah, disana jika tengah hari biasanya diruang bawah ada kegiatan judi, yang menurut sumber ku tempatnya aman dan hasilnya lumayan, kamu bisa meminjam uang dulu dari sana jika hanya ingin mencoba dulu. Jadi kusarankan jika kamu ingin ikut tidak apa – apa, tetapi jika sudah menang jangan kau tergiur untuk maen lagi, karena jangan lupa akan rencana yang lebih besar. Itu pesan sofyan tadi kepadaku.
Dan sekarang aku disini sedang melihat situasi dibawah cafe rubah, benar kata sofyan memang disini ada judi ditengah hari, sehingga tidak menutup kemungkinan tempat ini sulit diketahui kegiatannya oleh pihak keamanan. Aku sedang memperhatikan bagian mana yang menurutku bisa untung nanti dibagian sini pemenangnya baru mendapat uang yang terlalu sedikit, aku harus mencari pemenang yang lebih banyak menangnya.
Akhirnya kutemukan tempatnya, sebelumnya aku telah mengikuti kata sofyan untuk meminjam sedikit uang dari penjaga untuk bermain dan semoga aku bisa menang. Permainan pertama kedua berlangsung seri, setelah ketiga mulai memanas aku salah dalam melangkah dan aku pun kalah, aku tidak terima akan kekalahanku akupun meminjam lagi uang untuk bermain hingga 3kali dan saat terakhir aku memenangkannya yang kuhasilkan lumayan untuk membayar pinjaman uang kepada penjaga, tetapi aku tidak membayar sepenuhnya kepada si penjaga aku berdalih akan membayarnya nanti setelah aku selesai bermain lagi, tetapi sial tak kuduga aku pun kalah bertubi – tubi penjaga tak mau meminjamkan uang lagi, dia marah kepadaku dan mengancamku. “Jika kamu tidak segera melunasi apa yang telah kau pinjam tadi, dengan tegang 12 jam dari sekarang kami akan mengincarmu dan membunuhmu, jikalau tidak mungkin juga kami akan kerumahmu!! Entah apa nanti jadinya!!, “kata penjaga”. Aku hanya bisa berjanji walau sebenarnya aku takut.

03:59:01.
Sekarang bubur sudah menjadi nasi, bagaimana lagi aku harus mencari uang, besok seharusnya aku sudah kemalaysia tetapi aku mengacaukannya.... aarrgghh.
Dan lagi jika aku tidak membayar kepada penjaga maka nyawa taruhannya dan juga keluargaku, aku tidak bisa menatap wajah ali dan juga rina. Dan seketika itu....
“Pak demi tuhan saya minta dengan sangat meminta bantuan anda untuk melindungi saya, saya berutang banyak dan saya kalah judi saya diancam jika tidak segera membayar, maka nyawa saya akan melayang”,kata toni pada seorang petugas keamanan. Maaf pak, sebaiknya anda pulang saja, saya rasa anda tidak begitu sehat. Pak saya sehat 100% saya masih normal pak, saya tidak mabuk dan tidak punya kelainan.
(aku rasa petugas ini tidak begitu yakin akan cerita ku mungkin aku butuh sesuatu untuk meyakinkannya.....dan aku melihat)
“Jangan bergerak dan ikuti saja apa kataku anak kecil, jika tidak pisau ini akan menggores wajahmu”!!, kataku pada anak SD ini (sambil mencengkeramnya dengan pisau yang kubawa dari rumah sofyan tadi, dan aku menuju tempat petugas tadi).
Apa yang anda lakukan pak!! Dia masih kecil apakah anda tega melakukannya, maaf saya terpaksa melakukannya jika anda tidak memenuhi permintaan saya tadi, dengan memberikan saya keamanan sampai saya dirumah saya. Iya pak, tetapi tidak seperti ini.

00:01:59.
Dan akhirnya petugas menyetujui permintaan toni untuk mengawalnya, tetapi toni tidak membebaskan anak tersebut. Semua cemas akan anak tersebut, yang sepertinya hampir setengah sadar. Pak jika boleh lepaskan saja anak tersebut kasihan dia, sepertinya anak ini susah untuk bernapas bagaimana jika dilepaskan saja toh permintaan anda sudah kami kabulkan. Hmm tidak pak!!, jika anda berani maka nyawa anak ini pun akan hilang, bukankah saya minta dia juga ikut saya sampai rumah!!.
Tetapi toni lupa disitu bukan hanya petugas itu saja, dia lengah dan tanpa sadar dia lupa bahwa peluru lebih cepat dari sayatan pisaunya.
Sebuah peluru menancap langsung dikepala dan dadanya, alhasil dia tewas seketika, syukur anak tersebut selamat walau ada luka bekas tekanan pisau toni selama itu. Yang belum berapa lama anak tersebut adalah siswa dari SD yang dekat dengan lokasi kejadian yang tak lain bernama santi.

00:00:00.
Zonk!!. Korban toni tewas ditangan petugas.
Hutang belum terbayar.
Santi sehat raga tapi jiwa mungkin memerlukan obat khusus.
Ali dan rani harus berjuang demi hidup mereka besok tanpa toni.
Sofyan tetap pergi ke malaysia.
Petugas mendapat citra akan perjuangannya.
Penjaga tetap menawarkan pinjaman bagi kamu yang mau main di cafe rubah.

Kamis, 31 Juli 2014

Siapa Yang Mengintip?


Sore .... tanggal H-M sudah selang beberapa hari setelah Id’Days. (*v*)(-_-)
Disini di tempat kesukaanku di pojokan rumah aku berniat untuk mengawali menulis blog ini lagi, diiringi lagu kesukaanku yaitu suara lalu lalang kendaraan yang lewat didepan rumahku... hehe

Subhannallah dinginnya dan juga langit biru awan putih terbentang indah indah lukisan sang kuasa, eh lagunya sapa ya. Lanjut aja ya, lama bingit aku nggak mengisi catatan harian blog ini. Sebenarnya banyak yang mo aku ceritain, saking banyaknya nggak tau mo nulis apa.

Hmm jika kamu jadi aku, kenapa kebanyakan orang suka sama tempat pribadi mereka, it’s like me yang suka banget duduk dipojok teras rumahku apalagi disore begini, sambil liat kanan – kiri seumpama ada yang lirik (“.-) lirikan tukang bakso bakar mungkin hehe....

How about you...

Selain lirikan tukang bakso, hmm aku juga penasaran sebenarnya ada apa sich dibalik senja sore itu?... Kata orang, orang yang telah meninggalkan dunia ini, sebenarnya memang sudah meninggal jasadnya, tapi rohnya masih ada, salah satunya katanya dia/mereka mengintip dibalik awan diatas langit kita. (-o-“) it’s spooky

Alright kita tinggalin bahasan itu. Sekarang coba deh liat tempat favoritmu, dan coba deh ceritain napa kamu begitu sukanya dengan tempat itu/ini....


Kamis, 27 Februari 2014

BimBanG

Selasa, 11 Februari 2014

HoMe No.13 ParT 2

Hari berlalu begitu cepat tanpa terasa ini sudah 3 minggu aku menempati Rumah No.13 tidak ada perubahan selama aku sudah tinggal disini Tuanku masih sama pribadinya tidak berubah yang diinkan darinya cuma segelah kopi hangat dipagi hari didampingi roti lapis dan segelas air putih hangat dia tidak suka dengan air putih langsung dari kulkas, penampilannya masih sama seperti pertama kali aku bertemu dia masih mengenakan baju putih lengan panjang celana panjang yang agak gombor tubuh masih tegap tapi tetap keliatan tidak terawat dengan mata tegas tapi sayu, rambut sebahu yang tampak acak seperti habis bangun tidur, urat garis muka yang dulu pernah hidup berkecukupan tapi kini agak mulai memudar......

Tapi kalo aku mau sudah aku suruh tuch Ica buat rubahin total tuanku biar agak ganteng dikit, karena lo diliat umurnya tidak jauh beda sama umurku paling lebih 2 tahun lah, tapi belum sempat aku bilang ica maksudku dia udah bilang TIDAKKK..... Emang kamu nggak sayang sama temanmu yang cantik nie harus ngrubahin sich monster itu nanti loch kecantikkan memudar sehabis 

Selasa, 31 Desember 2013

You Never Alone.....


Oh my why... Oh my wow kurang beberapa jam lagi udah pergantian taun aja, kamu tau ga tahun lalu sepupuku weni bisa terbang ke australia, masa kok bisa? Iya bisa dong, gimana caranya coba kita kan tidak bisa terbang sampai sejauh itu coba.... O-o... Gini lo emang sih kita nggak bakal bisa terbang sampai setinggi itu, tapi karena sepupuku itu dia dibawa atau mungkin lebih tepatnya ditemukan oleh seorang anak kecil yang kebetulan sedang berjalan ditaman, dia nggak sengaja melihat sepupuku tersangkut dipohon, lalu anak itu mengambil sepupuku dan membawa pulang bersama anak kecil itu ke rumahnya yang kebetulan ada di aussy. Ow begitu to ceritanya aku kira gimana gitu....

Hihi aku Cuma bisa terseyum mendengar cerita dari temenku itu, yap benar kami adalah benda yang selalu digunakan oleh manusia untuk merayakan acara apapun, karena kami adalah sebuah balon. Namaku Kely aku adalah balon berwarna merah, aku selalu menantikan hari-hari besar bersama teman-temanku, agar kami bisa membahagiakan orang disekitar kami dan juga itu adalah moment dimana aku bisa merasakan arti dari freedom, heem menyenangkan bukan? Bukankah kamu juga begitu.

Memang aku suka akan hari-hari besar itu, tapi hari yang paling aku tunggu adalah malam ini, malam pergantian tahun baru dimana aku akan terbang dilangit yang tidak hanya berwarna biru atau hitam yang hanya ada segelintir cahaya dari kejauhan yang berupa titik-titik cahaya, tapi malam ini beda aku akan terbang ditemani beribu cahaya dari ujung-ujung dunia oleh nyalanya kembang api yang dinyalakan oleh manusia dan juga ditemani teman-teman, bisakah kau membayangkannya betapa itu begitu indah di langit sana...

Temanku berfikir aku gila jika ingin terbang tinggi mendekati nyalanya kembang api itu, karena itu hanya akan mematikan diriku dengan cepat. Tapi itu tak masalah buatku, aku terseyum pada mereka ini bukanlah hal yang perlu kau takutkan kawan karena ini adalah hal yang menabjubkan bagiku. Karena aku ingin merasakan tempat indah itu hehe....

Waktu pun berlalu begitu cepat tinggal beberapa menit lagi aku dan teman-temanku akan terbang ke langit yang indah itu, kami semua tidak sabar, aku dalam kumpulan balon berwarna merah dan hijau, dan diujung panggung ada balon berwarna kuning dan putih. Aku mulai merasakan detak jantungku walau ku nggak punya tapi aku ibaratkan suara dentuman dram untuk menandakan hitungan mundur itu adalah jantungku. Lalu pembawa acara mulai mengatakan Tahun Baru 2014 mulai datang ayo guys kita hitung mundur bersama-sama mulai dari hitungan >>> 3...... 2...... 1...........DoOrRrr....
Tali-tali yang mengekang kami pun mulai putus, aku mulai merasakan angin diwajahku aroma freedom itu memanggilku aku bersama teman-temanku pun mulai naik naik naik menuju langit yang indah dan juga cahaya dan suara kembang api menemani jalan kami naik kelangit yang indah itu seakan-akan mengiringi jalan kami.

Horee... aku melesat mendahului teman-temanku, Hei aku tak peduli teman yang ku senggol dan hampir tertabrak dengan teman lainnya aku tak sadarkan diri yang aku mau hanya menuju langit indah itu, hingga aku pun tak sadar sesuatu yang keras menghantamku, dan itu adalah kembang api yang selalu ku ingin temui dia terseyum padaku, tapi seyum yang begitu sinis dan aku tersadar dia akan membunuhku, aku pun sempat menghindar dan menabrak beberapa temanku dan akhirnya kini aku sama dengan nasip si weni sepupu temanku itu, aku tersangkut didahan pohon, aku hanya bisa diam melihat temanku yang berhasil menuju langit yang indah itu, aku hanya bisa bersedih dan berdiam diri merenungkan semua impianku yang gagal....

Pagi harinya aku terbangun, angin dalam badanku mulai menipis, aku menyesal akan perbuatanku yang tidak mengindahkan perkataan temanku harusnya aku lebih bersabar tidak harus cepat-cepat pergi ke langit, dan sadar akan diriku sendiri yang hanya sebuah balon.

Ayah-ayah lihat itu ada balon lucu tapi kasian dia tersangkut, ambilin dong yah. Aku terbangun dari tidurku dan melihat sebuah tangan hangat kecil yang membebaskan aku dari jerat ini. Ayah turunin aku udah dapat nich bagus dech yah warnanya merah. Iya adit bagus kaya warna bajumu, tapi sepertinya sudah agak mengecil balonnya biar ayah tiup dulu ya. Ini balonnya, terimakasih yah. Aku pun menangis .
Apakah nasibku juga sama dengan weni yang akan pergi ke australia....

Kaki kecilnya membawaku dalam sebuah rumah kecil yang terbuat dari kardus, aku sedikit terhenyak. Walaupun begitu seyum anak kecil ini begitu membuatku tenang entah mengapa ini adalah rasa yang selalu kudambakan bukan seperti impianku yang begitu ingin terbang kelangit indah itu lagi, tapi rasa dimana setiap balon sejati punya yaitu membahagiakan orang disekitar kami. Aku pun tersadar dan terseyum kurasa aku telah menemukan langit indah itu. Aku akan selalu menemani anak ini dan membahagiakan dia dan orang yang dikasihinya.


Selasa, 13 Agustus 2013

BuS CInT@

BUS CINTA
Another day that i have to enjoy even its just day one....


Setiap hari harus menunggu bis itu adalah hal paling aku benci. Hay sendirian nie? Oh, kamu. Aku agak kaget saat aku disapa, ini Aldi dia teman seperjalanan ku, sekaligus teman yang menurutku agak spesial tapi entah dengan dia. Ngapain kamu celingak-celinguk Vanya, hmm nggak ku cuma pengen tau lo kamu bawa temen sapa tau kan? Awduh vanya kamu kan tau aku selalu berangkatnya sama kamu. Ya sapa yang tau kali hehe....

Oh itu dia bis nya datang thanks god, akupun naik diikuti aldi dibelakangku. Tiap pagi sebelum jam 8 aku dan aldi pasti sudah rajin naik bus 86 nie, aku sama aldi berteman hampir 3 tahun ya di bus ini karena jurusannya sama terus tempat ku bekerja berdekatan juga dengan dia, aku bekerja di toko buku sedangkan aldi di tempat jualan CD, tapi bukan CD yang itu ya tapi yang bisa buat kita happy dengerin tiap iramanya. ...
Kebetulan banget bis-bis dijam segini nggak begitu padat mungkin pada bawa kendaraan sendiri kali jadi agak lenggang. Vanya nanti kamu makan siang dimana? Heem lo dapat jatah dari big boss ya dikantor tapi kalo jatahnya berupa lembaran yang diluar emangnya kenapa? Nggak sich Cuma tanya aja hehehe... Kamu tuch, eh dah sampe nie. Aku pun turun dan melambaikan tanganku pada Aldi sampai nanti pulang lagi ya, Aldi pun terseyum sambil melambai. Saat aku berbalik menuju toko aku tidak tau wajah aldi berubah menjadi murung.....

This is my lovely shop, walaupun tidak terlalu besar tapi bagiku ini toko buku paling bagus dan lengkap di daerah sini, walau rata-rata pembeli lebih sedikit daripada pengunjung yang dengan bebasnya membaca, tapi ini tidak menjadi masalah bagi big boss. Karena dia pernah berkata, “membaca satu lembartiap bukunya, dan tiap harinya sebanyak apa ilmu yang telah kita curi”. Dan itu pun menjadi motto dari toko buku ini, jadi ya bayangkan saja berapa jumlah pembeli dibandingkan jumlah pengunjung....tung tung itung.....


I know you someone out there, someone that far away....
Lirik Bruno mars menemani makan siangku sama aldi. Heemm katanya tadi Cuma nanya aja kok ya jadi makan bareng, sambil ku cibir aldi. Iya nggak pa-pa kan lagi cuaca lagi cerah nie masak iya mau makan didalam kantor mulu. Iya sich tapi aku nggak enak tadi sama big boss, udah beliin banyak lagi makanannya. Iya-iya nanti aku bilang maaf langsung dech sama big boss, kata aldi sambil tersenyum. Oke aku terima tapi ini gratis ya kamu yang bayarin oke. Oke banget apa sich yang nggak buat anya cantik, sambil aldi tersenyum padaku. Aneh dech napa dia panggil aku anya nggak panggil vanya terus pake kata cantik ditambah seyum lagi, heem napa merinding disko gini nggak kerasa pipiku memerah. Anya kamu demam ya kok pipimu merah, hampir tangannya aldi mau nyentuh keningku aku langsung pura-pura ambil HP. Maaf aldi ini big boss kasih kabar ada banyak pelanggan aku disuruh balik  heem aku duluan dulu ya, sambil berdiri aku pun bilang jangan lupa lo aku dibayarin...
Dan itu adalah makan siang paling nggak banget buat aku..

Waktu berlalu begitu cepat udah jam 8 malam saatnya siap-siap pulang, big boss nggak pernah pulang karena dia nggak punya rumah jadi ya dia tidur di toko, heemm kasian big boss. Big boss aku pulang dulu ya, oke hati-hati jangan mampir disembarang tempat. Oke Big Boss.
Aduch aku lupa bagaimana nanti aku harus bersikap didepan aldi, bagaimana lo dia tau lo ada yang salah sama sikap ku tadi terus gimana lo dia sadar, terus dia bakal ngejauhin aku terus....terus...terus... Hey ngapain kamu bengong gitu kayak kehilangan apa gitu. Ya ampun aldi bisa nggak sich nggak ngagetin, iya bener aku kehilangan takut kehilangan kamu batinku. Nah lo bengong lagi, eh iya maaf emang bisnya lom datang ya? Belum daritadi lum kelihatan batangnya. Heem gitu ya, kamu kenapa sich kok nggak semangat gitu anya. Heem nggak Cuma agak capek aja hehehe...
Oh itu bis nya, kata ku. Aku pun naik hampir aku jatuh karena aku tidak siap saat bis mulai jalan untung ada aldi dia dengan sigap menangkapku dan menuntunku ke tempat duduk. Kamu kayaknya nggak enak badan banget ya, tanya aldi. Ah nggak paling nanti tiduran bentar udah fit kok tenang aja oke. Aldi pun terseyum lagi, aduh napa sich kamu terseyum terus sepanjang hari heem.  Oh iya anya, heem ada sesuatu yang pengen banget aku kasih kekamu, aduh apa nie.... apa nie jangan yang itu batinku. Ini buat kamu, heem sebuah miniatur bis? Iya ini adalah hasil karya ku. Wow nggak nyangka kamu bisa sekreatif nie. Heem apa nie “AV”, pa nie nama bus nie? Bukan. Lalu apa dong? Ini singkatan dari nama kita Aldi-Vanya. Deg maksudnya apa nie aldi? Heem Anya kamu tau kan kita udah temenan lama, lama banget sampe aku nggak sadar seberapa dekatnya kita dan seberapa bodohnya aku nggak sadar bahwa kamu punya nilai lebih dari sekedar menjadi teman, aku mau kita nggak hanya jadi teman perjalanan di bus 86 nie aja, tapi aku mau kita jadi teman perjalanan sepanjang hidup kita berdua. Mau nggak kamu anya menjadi teman perjalananhidupku itu........
Yaa allah what that i have suppose to say....

Heem aldi sambil ku pegang tangannya, mugkin benar kita udah jadi teman lama buat kamu tapi apa benar kamu yakin mau jadiin aku teman perjalanan hidup kamu, yap dengan sepenuh hati anya. Air mata yang aku bendung pun bocor juga aku Cuma terseyum pada aldi dan sambil menganggukkan kepala ... iya aldi...iya aldi

I Just 1 say I want tobe urs ....  


Kamis, 27 Juni 2013

PENDATAAN NUPTK BAGI PTK




Berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh  KEMDIKBUD yang menyatakan bahwa adanya pendataan NUPTK baru bagi PTK baik yang sudah punya atau yang baru akan memulai bagi yang baru memulai syarat yang diminta :
1.    Jika bekerja sebagai tenaga pendidik di sekolah negeri maka setidaknya memeiliki SK dari Bupati sebagai Pegawai sekolah Induk
2.    Jika bekerja sebagai tenaga pendidik disekolah swasta sekurangnya sudah bekerja selama 4 tahun disertai memiliki SK juga
Ini Berlaku bagi :
Pengawas Sekolah, Ka Sekolah, Waka Sekolah, Ka. Lab, Laboran, Teknisi Lab,
Ka.TU, Bendahara, Staf TU, Ka. Perpus, Pustakawan, Pengemudi,Penjaga Sekul,Pesuruh,T.Kebersihan,T.Kebun,KaProg Keahlian
Guru,Staf Baik yang PNS atau Non PNS, Belum Sertifikat atau sudah sertifikat

Lampiran yang disertakan:
1.    Pas Foto berwarna 4*6,
2.    Copy KK (kartu Keluarga),
3.    Copy Ijasah SD
4.    Copy Ijasah Pendidikan Tertinggi
5.    Copy SK Pengakatan sebagai pegawai sekolah induk
Jika anda sudah mengisi formulir sesuai alur maka serahkan ke Admin/Operator Sekolah untuk mendapat bukti Verval Level 1 yang nantinya anda akan diberi user ID untuk mendaftar secara mandiri/online melaui alamat :
http://PADAMU.SIAP.WEB.ID

Jika mau silahkan klik : http://padamu.kemdikbud.go.id
Pendaftaran ini dibuka dari tanggal 24 juni 2013 sampai 30 september 2013

Selamat Bertugas Kawan Semoga Tidak Lemot/Galat


Contoh Formulir A05&A06 Beserta Alurnya